heboh-17-preman-pungli-di-belawan-ditangkap-15-positif

Heboh! 17 Preman Pungli di Belawan Ditangkap, 15 Positif Narkoba

Bagikan

Polisi menangkap 17 preman pelaku pungli di Belawan, 15 di antaranya positif narkoba, operasi diharapkan beri efek jera dan cegah kriminal.

heboh-17-preman-pungli-di-belawan-ditangkap-15-positif

Kepolisian Resort Belawan berhasil menangkap 17 preman yang diduga terlibat dalam praktik pungutan liar (pungli) di sejumlah titik strategis pelabuhan dan kawasan industri Belawan. Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya aparat menegakkan hukum dan melindungi masyarakat serta pelaku usaha dari praktik kriminal yang meresahkan.

Dari 17 tersangka yang diamankan, 15 di antaranya dinyatakan positif menggunakan narkoba berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan oleh polisi. Fakta ini menambah dimensi serius terhadap kasus ini, karena menunjukkan adanya hubungan erat antara praktik pungli dan penyalahgunaan narkotika di kalangan preman.

Simak dan ikutin terus informasi terbaru dan terviral lainnya yang hanya ada di Sumatera Indonesia.

Aksi Pungli di Belawan

Belawan dikenal sebagai salah satu pusat kegiatan ekonomi dan pelabuhan tersibuk di Sumatera Utara. Sayangnya, kondisi ini juga dimanfaatkan oleh kelompok preman untuk melakukan pungli terhadap sopir truk, pedagang, dan pengusaha yang melintas di area tersebut.

Modus yang digunakan bervariasi, mulai dari pemalakan uang tunai hingga ancaman fisik bagi yang menolak membayar. Praktik ini sering terjadi di malam hari atau di lokasi yang minim pengawasan, sehingga sulit ditangkap bila aparat tidak sigap melakukan patroli.

Kejadian terbaru ini menunjukkan bahwa meskipun sudah ada upaya pengawasan, preman masih nekat melancarkan aksi karena keuntungan yang diperoleh cukup besar. Penindakan polisi diharapkan dapat menekan praktik pungli yang meresahkan masyarakat dan pelaku usaha.

Penangkapan Preman Oleh Polisi

Operasi penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat dan pelaku usaha yang sering menjadi korban pungli. Dengan strategi penyamaran dan koordinasi dengan satuan intelijen, polisi berhasil mengamankan 17 tersangka tanpa insiden berarti.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Termasuk uang hasil pungli, senjata tajam, dan alat komunikasi yang digunakan para preman untuk mengatur aksi mereka. Barang bukti ini menjadi bagian penting dalam proses hukum yang akan dijalani para tersangka.

Kapolres Belawan menegaskan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk membersihkan wilayah dari aksi kriminal. Penindakan tegas diharapkan memberi efek jera dan mengurangi praktik pungli di masa mendatang.

Baca Juga: Aceh Masih Darurat! Gubernur Mualem Perpanjang Status Di Tiga Kabupaten

Temuan Narkoba Tambah Berat Kasus

Temuan Narkoba Tambah Berat Kasus

Hasil pemeriksaan menunjukkan fakta mengejutkan: dari 17 preman yang ditangkap, 15 di antaranya positif menggunakan narkoba. Polisi menduga penyalahgunaan narkoba ini menjadi salah satu faktor yang memicu keberanian mereka melakukan aksi kriminal.

Narkoba yang digunakan para pelaku tidak hanya membahayakan diri mereka sendiri. Tetapi juga meningkatkan risiko kekerasan dan tindakan brutal terhadap masyarakat. Temuan ini menegaskan perlunya penanganan holistik, tidak hanya menindak pelaku kriminal. Tetapi juga memberikan rehabilitasi bagi pengguna narkoba.

Kapolres menambahkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk memastikan para pelaku yang positif narkoba mendapatkan penanganan yang sesuai dengan hukum dan prosedur rehabilitasi yang berlaku.

Upaya Preventif dan Sosialisasi

Selain penindakan hukum, aparat kepolisian juga fokus pada upaya preventif. Sosialisasi dan edukasi tentang bahaya pungli dan narkoba dilakukan kepada masyarakat dan pelaku usaha, agar mereka lebih berani melapor dan tidak takut menghadapi intimidasi preman.

Peningkatan patroli dan pemantauan di kawasan rawan pungli juga diterapkan. Polisi bekerja sama dengan pihak pelabuhan, pengusaha truk, dan tokoh masyarakat untuk menciptakan wilayah yang aman dan nyaman bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif bahwa pungli dan narkoba tidak dapat ditoleransi. Efek jera bagi pelaku serta peningkatan partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam memberantas praktik kriminal ini secara permanen.

Jangan lewatkan update berita seputaran Sumatera Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya.


Sumber Informasi Gambar:

  1. Gambar Pertama dari detikcom
  2. Gambar Kedua dari Gramedia

Similar Posts