Pemerintah Tapanuli Utara mempercepat pembangunan hunian tetap bagi korban longsor, memberikan harapan baru bagi 79 keluarga terdampak.
Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban banjir dan longsor di Dusun Lobu Pining, Desa Dolok Nauli, Tapanuli Utara, terus berjalan. Proyek ini menjadi harapan 79 Kepala Keluarga yang kehilangan rumah akibat bencana November lalu. Meskipun masih berlangsung, keinginan memiliki rumah layak tetap menyala, dengan target penyelesaian pada April 2026.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Sumatera Indonesia.
Pembangunan 103 Unit Huntap di Dolok Nauli
Kepala Desa Dolok Nauli, Jonas Aritonang, mengkonfirmasi kepada wartawan pada Senin (9/2/2026) bahwa seluruh warga yang rumahnya rusak parah berjumlah 79 KK dan mereka semua mengungsi. Sebagai respons, direncanakan pembangunan sebanyak 103 unit huntap.
Lokasi huntap tersebut berjarak sekitar 3 kilometer dari lokasi bencana. Jonas menjelaskan bahwa tidak ada hunian sementara (huntara) yang dibangun, sehingga fokus utama adalah percepatan pembangunan huntap untuk penyediaan tempat tinggal permanen.
Tiga pengembang mengerjakan seluruh 103 unit hunian yang dibangun di Desa Pandomuan, Kecamatan Adian Koting, untuk warga Dusun Lobu Pining. Kerjasama ini menunjukkan upaya kolektif dalam menanggulangi dampak bencana.
Kondisi Korban Dan Tantangan yang Dihadapi
Mengenai kondisi korban longsor, Jonas Aritonang menceritakan bahwa banyak masyarakat yang rumahnya sudah tidak bisa ditempati lagi kini terpaksa tinggal bersama keluarga atau kerabat. Namun, ada juga dua kepala keluarga lansia yang masih mengungsi di perpustakaan sekolah, menekankan betapa mendesaknya kebutuhan akan hunian layak.
Meskipun bantuan beras dan kebutuhan pokok lainnya masih aman, Jonas menirukan ucapan para korban bahwa yang paling mereka butuhkan saat ini hanyalah dukungan finansial atau uang tunai. Hal ini menyoroti kebutuhan mendesak bagi para penyintas bencana untuk memulai kembali kehidupan mereka dan memperbaiki rumah yang rusak.
Jonas menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa di desanya. Pihak desa langsung menghubungi semua warga saat hujan deras karena sudah terlihat tanda-tanda longsor, menunjukkan kesigapan dan koordinasi cepat dalam mitigasi bencana yang dilakukan pemerintah desa.
Baca Juga: Jelang Ramadhan, 20 Ribu Pengungsi Banjir Aceh Utara Masih Bertahan
Progres Pembangunan Dan Target Penyelesaian
Seorang pengembang huntap, Bangun Tobing, menjelaskan dengan rinci, bahwa huntap yang sudah dikerjakannya saat ini berjumlah delapan rumah dan telah berdiri kokoh, termasuk pemasangan kusen, pintu, hingga jendela. Menurutnya, progres pembangunan untuk rumah-rumah ini sudah mencapai sekitar 70 persen, menunjukkan kemajuan signifikan sejak awal proyek.
Bangun Tobing menambahkan bahwa sebagian unit lainnya masih berada dalam tahap pondasi, karena ada keterlambatan masuk kerja di awal proyek. Ia menegaskan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh atas 26 unit rumah yang tercantum dalam kontrak, dan memastikan setiap rumah dibangun sesuai standar kualitas yang ditetapkan.
Target penyelesaian, menurut Bangun Tobing, adalah akhir bulan April 2026 sesuai perjanjian kerja. Namun, ia optimis dan berharap bahwa bagian rumah yang ia tangani bisa selesai lebih cepat, yakni pada bulan Maret mendatang, sehingga warga segera mendapatkan hunian permanen mereka.
Skala Pembangunan Huntap di Sumatera Utara
Sebelumnya diberitakan, lokasi pembangunan huntap meliputi Tapanuli Utara sebanyak 135 unit, Tapanuli Tengah 2.347 unit, Tapanuli Selatan 2.189 unit, Sibolga 376 unit, Langkat 7 unit, Humbang Hasundutan (Humbahas) 165 unit, dan Mandailing Natal (Madina) 25 unit.
Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) melalui Suharyanto menyatakan bahwa data ini masih progres. Per hari ini, hunian tetap yang akan dibangun di seluruh Sumatera Utara ada 5.951 unit.
Informasi ini disampaikan Suharyanto saat rapat koordinasi ‘Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Sumatera Utara’, pada Senin (12/1/2026) lalu. Ini menunjukkan upaya komprehensif pemerintah dalam pemulihan pascabencana.
Jangan lewatkan update berita seputaran Sumatera Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari medan.kompas.com
- Gambar Kedua dari inforedaksi.com




