NYARIS TAK ADA HEWAN! Medan Zoo memprihatinkan, banyak kandang kosong, pengunjung kecewa, kondisi kebun binatang jadi sorotan.
Medan Zoo tengah jadi sorotan karena kondisi yang memprihatinkan. Banyak kandang kosong, hewan terbatas, dan fasilitas terlihat kurang terawat.
Pengunjung pun kecewa berat dan mengeluhkan situasi ini. Apa penyebab kondisi kritis kebun binatang ini? Simak fakta lengkap, reaksi pengunjung, dan komentar pengelola di Sumatera Indonesia agar Anda tahu gambaran sesungguhnya
.Situasi Medan Zoo Yang Memprihatinkan
Selasa (24/3/2026), kebun binatang Medan Zoo kembali menjadi sorotan publik karena kondisi yang dianggap memprihatinkan oleh pengunjung. Banyak kandang hewan yang terlihat kosong tanpa satwa di dalamnya. Kekosongan ini terlihat di sejumlah area yang biasanya ramai dikunjungi keluarga.
Elfrida, salah satu pengunjung, mengungkapkan kekecewaannya karena banyak kandang yang tidak berisi hewan sama sekali. Ia juga menyayangkan fasilitas yang kurang terawat seperti kamar mandi dan jalur pejalan kaki yang mulai rusak dan ditumbuhi rerumputan tinggi. Kondisi ini menurunkan pengalaman wisatawan.
Selain itu, beberapa jalur di dalam kebun binatang tertutup semak belukar sehingga menyulitkan pengunjung berjalan sambil melihat koleksi satwa. Ketidaknyamanan ini membuat suasana Medan Zoo terasa jauh berbeda dibandingkan kunjungan sebelumnya.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Keluhan Pengunjung Dan Pengalaman Wisata
Yani, pengunjung lain saat libur Lebaran, mengatakan aktivitas wisata di Medan Zoo mulai berkurang. Dulu, wisatawan dapat menikmati berbagai wahana dan melihat banyak hewan, namun kini daya tarik tersebut makin sedikit.
Menurut Yani, koleksi hewan yang terlihat pun hanya sedikit dan tidak sesuai ekspektasi. Wahana edukasi seperti memberi makan satwa yang dulu menarik pengunjung kini jarang ditemui, sehingga suasana kebun binatang terkesan “tidak bergairah”.
Ia berharap pemangku kepentingan memberikan perhatian serius terhadap kondisi Medan Zoo agar kembali menjadi tempat edukatif dan menarik, terutama untuk anak-anak yang belum pernah melihat berbagai satwa secara langsung.
Baca Juga: Viral! Kondisi Medan Zoo Tuai Keluhan, Pengunjung Kecewa Lihat Banyak Kandang Kosong
Fasilitas Yang Tidak Terawat
Selain kandang kosong, kondisi fasilitas di Medan Zoo juga menjadi sorotan pengunjung. Kamar mandi dan jalur pejalan kaki terlihat kurang terawat dan beberapa di antaranya mulai rusak.
Rerumputan yang terlalu tinggi menutupi akses jalur dan membuat banyak area tidak nyaman untuk dilalui. Hal ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi keluarga yang membawa anak kecil saat berkunjung.
Kandang kosong dan fasilitas yang kurang optimal menjadi bagian dari keluhan yang membuat beberapa pengunjung menilai wisata edukatif ini kehilangan daya tariknya.
Dampak Pada Jumlah Pengunjung
Keluhan ini datang saat Medan Zoo tengah berada di masa liburan Lebaran, biasanya saat jumlah pengunjung meningkat. Namun beberapa pengunjung merasa kecewa sehingga tidak kembali lagi.
Minimnya hewan di kandang membuat beberapa keluarga memilih untuk tidak menghabiskan waktu lama di area kebun binatang. Kondisi ini berpengaruh pada citra Medan Zoo sebagai destinasi wisata edukatif.
Pengunjung yang kecewa berharap ke depan Medan Zoo dapat memperbaiki fasilitas serta koleksi hewan agar tidak kehilangan minat masyarakat.
Upaya Perbaikan Oleh Pemerintah
Menanggapi kritik ini, Pemerintah Kota Medan melalui Wali Kota memberi respons terkait kondisi kebun binatang. Pemkot telah berkonsultasi dengan Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI) untuk merumuskan langkah pembenahan Medan Zoo.
Wali Kota Medan menyampaikan pihaknya ingin belajar dari pakar dan mencari solusi terbaik untuk meningkatkan kualitas pengelolaan kebun binatang, termasuk perawatan satwa dan fasilitas umum.
Pemkot mengaku sedang menunggu presentasi konsep pengembangan kawasan Medan Zoo, termasuk penambahan koleksi satwa dan perbaikan fasilitas agar kembali menarik dan bermanfaat untuk masyarakat luas.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari travel.detik.com
