Bocah SD terseret motor di Medan usai HP dicuri, Pelaku akhirnya menyerahkan barang curian. Simak kronologinya di sini!
Di tengah kepanikan di jalanan Medan, seorang bocah SD mengalami kejadian mengerikan: terseret motor pelaku pencurian HP. Beruntung, kisah ini berakhir dengan pelaku menyerahkan kembali barang curian.
Simak kronologi lengkapnya di Sumatera Indonesia, mulai dari aksi pencurian hingga respons warga yang menegangkan.
Kronologi Peristiwa
Seorang bocah kelas 3 SD, Jovita (9), mengalami pengalaman traumatis setelah terseret sepeda motor oleh pelaku pencurian di rumahnya, Jalan AMD, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (10/1) sekitar pukul 11.30 WIB, saat ayah korban, Darfan, pergi menjemput Jovita di sekolah.
Setibanya di sekolah, Darfan tidak menemukan anaknya dan mengira Jovita sudah pulang lebih dulu. Saat kembali ke rumah, Darfan menemukan Jovita dalam kondisi terluka dan trauma.
Korban segera menceritakan kejadian tersebut setelah menenangkan diri. Jovita menjelaskan bahwa ia bergegas ke kamar mandi saat mendengar pintu dibuka, tanpa mengetahui bahwa seorang pencuri telah masuk ke rumah karena pintu dalam keadaan tidak terkunci.
Aksi Penangkalan Korban
Saat masuk, pelaku langsung mengambil HP dan uang tunai Rp100.000 milik orang tua korban. Jovita berusaha menahan pelaku dengan memegangi sepeda motornya agar tidak melarikan barang curian tersebut.
Sayangnya, pelaku tetap melaju dan menyeret Jovita sejauh sekitar 20 meter. Meski sempat berhenti, pelaku akhirnya mengembalikan HP korban sebelum kabur.
Ayah korban menjelaskan, Mungkin pelaku takut di jalan raya, sedangkan adik ini terus memegang motor, tidak mau lepas, akhirnya dikembalikan HP-nya. Peristiwa ini menunjukkan keberanian Jovita dalam menghadapi situasi berbahaya meski masih berusia sembilan tahun.
Baca Juga: Padang Lawas Diguncang Gempa, Warga Sempat Terkejut
Kondisi Korban Dan Bantuan Warga
Saat ini, kondisi Jovita semakin membaik setelah menjalani perawatan di rumah. Luka yang dialaminya berupa lecet di lutut dan punggung kaki, dengan beberapa luka berukuran sekitar 1,5 cm dan sisanya kecil.
Darfan mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh tetangga dan pihak-pihak lain yang menyediakan obat serta dukungan untuk pemulihan korban. Kondisinya sudah agak membaik, dan banyak yang membantu memberi obat, kata Darfan.
Kejadian ini menjadi peringatan bagi warga untuk lebih waspada terhadap keamanan rumah, terutama saat pintu tidak terkunci dan orang tua sedang tidak di rumah.
Penanganan Polisi
Pihak kepolisian telah menerima laporan terkait kasus ini dan telah mengidentifikasi pelaku. Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Agus Purnomo, menyatakan bahwa upaya pengejaran pelaku sedang dilakukan.
Penanganan cepat diharapkan dapat mencegah pelaku melakukan tindakan serupa di wilayah Medan. Kasus ini juga menyoroti pentingnya pendidikan keamanan bagi anak-anak, agar mereka mengetahui cara melindungi diri ketika menghadapi situasi berisiko.
Meski mengalami trauma, keberanian Jovita berhasil menyelamatkan sebagian barang yang dicuri, termasuk HP miliknya. Jangan lewatkan update berita seputaran Sumatera Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Utama dari detik.com
- Gambar Kedua dari youtube.com





