Heboh! Pembegal mahasiswa USU mengaku polisi, tapi Polsek langsung bantah, fakta mengejutkan di balik aksi pelaku terungkap.
Insiden mengejutkan terjadi di lingkungan Universitas Sumatera Utara (USU) ketika seorang pembegal nekat mengaku sebagai polisi. Polsek setempat segera memberikan klarifikasi, membongkar fakta di balik aksi pelaku yang sempat membuat panik mahasiswa dan warga Sumatera Indonesia sekitar.
Mahasiswa USU Jadi Korban Percobaan Pembegalan Di Medan
Seorang mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU), Farhan Arisy Pakpahan (23), menjadi korban percobaan pembegalan di Kota Medan. Peristiwa ini terjadi ketika ia baru saja pulang mengantar temannya sekitar pukul 23.30 WIB, di depan pemakaman Kristen, Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Baru.
Dua pria menghampirinya dan mencoba merampas sepeda motornya. Salah satu pelaku memakai jaket ojek online, sementara satunya lagi mengenakan jaket layanan pesan antar makanan. Farhan sempat dipiting dan kesulitan melawan karena kedua pelaku bertindak agresif.
Saat itu, Farhan berusaha menjerit meminta tolong. Warga sekitar segera berdatangan, namun kedua pelaku sempat mengaku sebagai anggota kepolisian dan mengklaim sedang menangkap Farhan atas tuduhan serius agar membuat korban takut.
Polsek Medan Baru Pastikan Pelaku Bukan Polisi
Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Fandi Setiawan, menegaskan bahwa kedua pelaku tidak memiliki hubungan dengan kepolisian. Kalau itu nggak polisi, sudah kami cek. Iya (mengaku-ngaku), ujar Fandi saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu (25/2/2026).
Polisi saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut. Identitas kedua pelaku dicari agar segera ditangkap dan kasus percobaan pembegalan ini bisa segera diproses secara hukum.
Selain itu, ada dugaan keterlibatan oknum TNI yang sempat mencoba “menolong” korban. Kodam I/BB saat ini menelusuri apakah pria tersebut memang anggota TNI atau bukan, untuk memastikan kebenaran informasi.
Baca Juga: Modus Baru Terbongkar, Sabu 680 Gram Diselundupkan Dalam Buku Modifikasi
Detik-Detik Farhan Dicegat Dan Dipiting
Saat Farhan hendak pulang ke rumah kosnya, kedua pria itu menghadang. Satu pelaku mencoba merampas kunci motor, sementara satunya lagi memiting Farhan agar tidak bisa melawan. Tindakan ini membuat mahasiswa semester 8 itu kesulitan bergerak.
Dalam kepanikan, Farhan berteriak meminta pertolongan, menarik perhatian warga sekitar. Keramaian yang muncul akhirnya membuat kedua pelaku panik. Mereka mencoba menakut-nakuti Farhan dengan mengaku-ngaku sebagai polisi.
Meskipun begitu, warga tetap curiga dan tidak membiarkan kedua pelaku pergi begitu saja. Kejadian ini membuat masyarakat setempat lebih waspada terhadap orang yang mengaku sebagai aparat, terutama pada malam hari.
Modus Pelaku: Mengaku Polisi Untuk Menakut-Nakuti Korban
Kedua pelaku sengaja mengaku polisi agar Farhan takut dan patuh. Mereka mengklaim bahwa korban terlibat kasus pemerkosaan anak di bawah umur, meskipun tuduhan itu palsu.
Tindakan ini merupakan modus tambahan untuk menutupi niat jahat mereka merampas kendaraan dan harta korban. Farhan sempat diiming-imingi agar ikut dengan pelaku karena “mereka polisi” agar mudah dibawa ke lokasi lain.
Modus semacam ini semakin menambah risiko kejahatan jalanan. Masyarakat kini diingatkan untuk selalu waspada terhadap orang yang mengaku aparat tanpa menunjukkan identitas resmi.
Penyelidikan Lanjutan Dan Imbauan Warga
Polsek Medan Baru terus mengembangkan penyelidikan untuk menangkap pelaku dan memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat. Penyidikan dilakukan secara profesional dan menyeluruh dengan mengumpulkan bukti serta keterangan saksi.
Kodam I/BB juga menindaklanjuti dugaan keterlibatan oknum TNI agar fakta dapat diverifikasi dan pertanggungjawaban hukum ditegakkan. Proses hukum akan memastikan pelaku mendapat sanksi sesuai ketentuan.
Pihak kepolisian mengimbau warga untuk selalu berhati-hati. Jangan mudah percaya orang yang mengaku aparat tanpa identitas resmi, terutama saat malam hari atau kondisi sepi. Segera laporkan jika menemukan hal mencurigakan agar kasus seperti ini tidak terulang.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari medan.tribunnews.com





