Banjir bandang menghancurkan tiga desa di Aceh Timur, Mendagri meninjau langsung, Bupati segera minta bantuan pusat.
Banjir bandang di Aceh Timur meninggalkan duka mendalam. Tiga desa di Kecamatan Serbajadi Lokop hilang total, menyapu ribuan warga. Menanggapi situasi darurat, Mendagri Tito Karnavian meninjau lokasi bersama Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, untuk melihat dampak kerusakan dan menindaklanjuti permohonan bantuan pemerintah daerah ke pusat.
Temukan rangkuman informasi menarik dan terpercaya lainnya di bawah ini yang dapat memperluas wawasan Anda hanya di Sumatera Indonesia.
Mendagri Tinjau Lokasi Bencana, Duka Aceh Timur Tersorot
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI, Tito Karnavian, mengunjungi Kecamatan Serbajadi Lokop, Aceh Timur, pada Senin (22/12/2025) untuk meninjau dampak parah banjir. Kehadiran Mendagri menunjukkan perhatian serius pemerintah pusat terhadap kondisi darurat dan pemulihan masyarakat di Aceh.
Dalam peninjauan tersebut, Mendagri didampingi oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky. Bupati memaparkan kondisi mengerikan di tiga desa yang benar-benar hancur dan hilang total diterjang banjir. Desa-desa tersebut adalah Desa Rumah Taring, Sunti, dan Ujung Karang, yang kini hanya menyisakan puing-puing dan kenangan.
Seluruh warga dari ketiga desa yang terdampak parah ini kini terpaksa mengungsi. Mereka tinggal di tenda-tenda pengungsian sementara, menghadapi kondisi serba terbatas dan ketidakpastian. Kondisi ini menyoroti kebutuhan mendesak akan bantuan kemanusiaan dan rehabilitasi bagi para korban bencana.
Kebutuhan Mendesak Dan Akses Logistik
Bupati Al-Farlaky menjelaskan bahwa salah satu kebutuhan mendesak yang belum terpenuhi adalah tenda pengungsian. Diperkirakan sekitar 2.000 unit tenda masih sangat dibutuhkan untuk menampung para pengungsi secara layak. Penyaluran tenda telah dilakukan bertahap oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), namun jumlahnya belum mencukupi.
Terkait logistik, Al-Farlaky memastikan bahwa bantuan tahap tanggap darurat telah disalurkan. Penyaluran ini dilakukan melalui dua jalur utama, yakni udara dan darat, untuk memastikan bantuan cepat sampai ke tangan korban. Distribusi yang cepat ini menjadi krusial dalam masa-masa krisis seperti ini.
Akses darat yang sebelumnya terputus akibat longsor kini telah berhasil dibuka kembali. Proses pembersihan menggunakan alat berat telah memungkinkan jalur transportasi kembali berfungsi, memfasilitasi pengiriman bantuan dan mobilitas tim penolong. Pembukaan akses ini sangat vital untuk kelancaran upaya pemulihan.
Baca Juga: Eks Direktur Inalum Diringkus Kejati Sumut, Kerugian Negara Capai Ratusan Miliar!
Permohonan Bantuan Pusat Dan Respons Mendagri
Politikus Partai Aceh, Bupati Iskandar Usman Al-Farlaky, secara terbuka meminta bantuan pemerintah pusat untuk percepatan pemulihan pascabanjir di Kabupaten Aceh Timur. Permohonan ini mencerminkan keterbatasan sumber daya daerah dalam menghadapi skala bencana yang begitu besar dan membutuhkan dukungan nasional.
Merespons permintaan Bupati Aceh Timur, Mendagri Tito Karnavian menyatakan kesiapannya. Ia berjanji akan segera melaporkan kondisi dan permohonan bantuan ini langsung kepada Presiden Prabowo Subianto. Dukungan dari pemerintah pusat diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi.
Mendagri juga menyampaikan temuan penting lainnya. Saat meninjau lokasi dari udara, ia melihat kawasan hutan yang gundul akibat penebangan pohon. Hal ini akan turut ia sampaikan kepada Presiden, terutama terkait pemanfaatan lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang tidak lagi difungsikan, yang berpotensi menjadi solusi relokasi.
Pemanfaatan Lahan HGU Dan Komitmen Jurnalisme
Tito Karnavian menggarisbawahi bahwa lahan HGU yang tidak digunakan bisa menjadi solusi untuk relokasi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya juga telah menyampaikan gagasan serupa, membuka peluang pemanfaatan lahan terbengkalai untuk kepentingan publik.
Inisiatif ini menawarkan harapan baru bagi para korban banjir yang kehilangan segalanya, dengan potensi mendapatkan lahan baru untuk membangun kembali kehidupan mereka. Koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat akan krusial dalam merealisasikan rencana relokasi ini secara efektif dan berkelanjutan.
Dalam situasi sulit ini, KOMPAS.com menegaskan komitmennya untuk memberikan fakta jernih dari lapangan. Jurnalisme yang akurat dan terpercaya sangat penting untuk menyampaikan informasi yang benar dan mendukung upaya penanganan bencana serta pemulihan.
Jangan lewatkan update berita seputaran Sumatera Indonesia serta berbagai informasi menarik lainnya yang akan memperluas wawasan Anda.
- Gambar Utama dari regional.kompas.com
- Gambar Kedua dari acehpost.id
