Rumah advokat di Medan diserang OTK, anak-anak terluka, polisi dalami motif penyerangan yang viral di media sosial.
Aksi teror mengejutkan terjadi di Medan. Rumah seorang advokat tiba-tiba diserang orang tak dikenal (OTK), menyebabkan anak-anak di dalam rumah mengalami luka. Peristiwa ini langsung viral di media sosial dan memicu perhatian publik luas.
Polisi kini bergerak cepat menyelidiki kasus tersebut, termasuk mendalami motif dan kemungkinan keterkaitan dengan aktivitas profesional korban. Simak di Sumatera Indonesia kronologi lengkap dan perkembangan terbaru penanganan kasus yang mengundang kecaman ini.
Video Penyerangan Rumah Advokat Viral
Sebuah video yang memperlihatkan dugaan penyerangan rumah seorang advokat di Kompleks Graha Jermal, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, mendadak viral di media sosial. Rekaman berdurasi singkat itu memicu kekhawatiran publik karena menampilkan sekelompok orang masuk secara beramai-ramai ke area permukiman.
Dalam tayangan tersebut, terlihat sejumlah pria berkumpul di balik portal kompleks sebelum bergerak masuk. Beberapa di antaranya tampak menunjuk ke arah dalam kawasan, sementara yang lain terlihat melempar benda tertentu.
Narasi yang menyertai video menyebut puluhan orang tak dikenal (OTK) bersenjata tajam menyerang rumah advokat berinisial AL. Unggahan itu juga menyebut adanya warga serta anak sekolah dasar yang menjadi korban luka.
Kronologi Kejadian Di Kompleks Graha Jermal
Peristiwa tersebut disebut terjadi pada Minggu (15/2/2026) di lingkungan perumahan yang relatif tenang. Situasi berubah mencekam ketika sekelompok orang datang dan memasuki kawasan secara bersamaan.
Dalam video yang beredar, tidak terlihat secara jelas awal mula keributan, namun suasana tampak tegang. Beberapa orang keluar masuk area portal dalam waktu singkat sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.
Warga sekitar dikabarkan sempat panik melihat kerumunan tersebut. Informasi yang beredar menyebutkan adanya kerusakan properti dan seorang anak yang mengalami luka di bagian tangan.
Baca Juga: Bawa 21 Kg Sabu ke Jakarta, Dua Kurir Narkoba Diciduk di Deli Serdang
Keterangan Resmi Kepolisian
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putro Wijayanto membenarkan adanya laporan terkait insiden tersebut saat dikonfirmasi pada Senin (23/2/2026). Ia menyebut pihaknya telah menerima dua laporan berbeda dari peristiwa itu.
Laporan pertama berkaitan dengan dugaan perusakan sepeda motor dan pagar berbahan fiber. Sementara laporan kedua menyangkut seorang anak yang mengalami luka pada bagian tangan kanan.
Menurut Bayu, penanganan perkara dilakukan sesuai klasifikasi kasus. Dugaan perusakan ditangani Unit Reserse Mobile (Resmob), sedangkan kasus yang melibatkan anak ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).
Polisi Kumpulkan Bukti Dan Periksa Saksi
Saat ini, aparat kepolisian masih mengumpulkan berbagai barang bukti guna memperjelas rangkaian kejadian. Pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di lokasi juga terus dilakukan untuk mendapatkan keterangan yang komprehensif.
Selain itu, petugas akan memeriksa rekaman CCTV yang berada di sekitar kompleks. Analisis rekaman diharapkan mampu membantu mengidentifikasi pelaku serta memperkuat konstruksi perkara.
Pihak kepolisian juga masih menunggu hasil visum dari rumah sakit terkait luka yang dialami anak korban. Hasil medis tersebut akan menjadi bagian penting dalam menentukan unsur pidana yang mungkin terjadi.
Motif Masih Didalami, Publik Tunggu Kepastian
Hingga kini, motif di balik dugaan penyerangan rumah advokat tersebut masih dalam tahap pendalaman. Aparat belum menyimpulkan apakah ada latar belakang tertentu yang memicu tindakan tersebut.
Proses penyelidikan dan penyidikan disebut masih berjalan. Kepolisian berkomitmen mengungkap siapa saja yang terlibat serta memastikan proses hukum berlangsung transparan dan profesional.
Kasus ini menyita perhatian publik karena terjadi di kawasan permukiman dan melibatkan anak sebagai korban. Masyarakat kini menunggu langkah tegas aparat untuk mengungkap aktor di balik insiden tersebut serta memastikan situasi tetap kondusif.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari posmetromedan.com
- Gambar Kedua dari regional.kompas.com





